Pengertian Muatan Listrik, Jenis, Sifat dan Rumus

Pengertian Muatan Listrik, Jenis, Sifat dan Rumus

Definisi muatan listrik

Muatan listrik adalah muatan dasar pada suatu benda, menyebabkannya mengalami kekuatan benda lain yang ada di dekatnya dan juga memiliki muatan listrik. Simbol Q sering digunakan untuk menggambarkan kargo. Satuan sistem internasional Q adalah coulomb dengan beban dasar 6,24 x 1018.

 

Pengertian-Muatan-Listrik,-Jenis,-Sifat-dan-Rumus

Q adalah sifat dasar material, terlepas dari apakah itu proton (muatan positif) atau elektron (muatan negatif). Muatan listrik total suatu atom atau material dapat menjadi positif jika atom kekurangan elektron. Sedangkan atom dengan elektron berlebih bermuatan negatif.

Besar kecilnya beban bergantung pada berlebih atau tidaknya elektron-elektron tersebut, oleh karena itu bahan / muatan atom merupakan kelipatan dari satuan dasar Q. Pada atom netral, banyaknya proton sesuai dengan banyaknya elektron di sekitarnya (membentuk total memuat, netral atau tidak diisi).

Jenis muatan listrik

Plastik ini digosok dengan bulu atau rambut dengan kaca yang digosok dengan kain. Plastik dan kaca menarik, sehingga plastik dan kaca memiliki muatan listrik yang berbeda.

Saat benda menolak dengan plastik tetapi ditarik dengan kaca, ia memiliki muatan yang sama dengan beban pada plastik. Sebaliknya, jika benda tersebut menolak kaca tetapi menarik plastik, ia memiliki muatan yang sama dengan beban pada kaca.

Benjamin Franklin (1706-1790), seorang negarawan dan ilmuwan Amerika, menyarankan agar kami menyebut kedua jenis tuduhan tersebut sebagai muatan positif dan negatif.

Ini juga berkaitan dengan muatan listrik seperti pada kaca sebagai muatan positif dan muatan listrik seperti pada plastik sebagai muatan negatif. Benda bermuatan menolak untuk melawan kaca bermuatan, yang seharusnya bermuatan positif, karena muatan timbal baliknya ditolak.

Sebaliknya, benda bermuatan ditarik dari kaca bermuatan, ia harus bermuatan negatif karena jenis konten yang sama tidak menarik. Benda bermuatan juga menolak untuk menahan muatan plastik. Itu harus bermuatan negatif karena jenis penurunan timbal balik yang ditolaknya.

Sebaliknya, benda yang tertarik dengan plastik yang dimuat harus bermuatan positif karena jenis isinya sama yang tidak menarik.

Sifat muatan listrik

Jenis muatan listrik adalah suatu sifat yang menunjukkan sifat dan sifat suatu benda bermuatan. Ciri-ciri pengisian listrik adalah:

  • Ada gaya penghancur antara dua benda yang dimuat dengan jenis muatan yang sama.
  • Arah gaya tarik antara dua objek bermuatan versus jenis beban.
  • Muatan positif berarti kekurangan elektron
  • Muatan negatif berarti elektron benda berlebih
  • Muatan listrik yang besar pada suatu benda merupakan kelipatan muatan dasar elektron, E = -1,6 x 10 ¹.
  • Muatan positif dan negatif dapat saling menetralkan selama keduanya memiliki muatan yang sama besar.
  • Pada badan konduktor, muatan listrik didistribusikan secara merata ke seluruh permukaan benda.
  • Muatan listrik dipecah menjadi sejumlah besar pada permukaan yang sempit (misalnya tepi tajam suatu benda), dan jika tidak, muatan dibagi dengan jumlah yang lebih kecil pada permukaan yang lebih luas. [Lihat lampiran gambar]
  • Muatan listrik positif terakumulasi pada titik yang menimbulkan potensial listrik positif (tinggi), begitu pula sebaliknya muatan listrik negatif terakumulasi pada titik yang menyebabkan potensial listrik negatif (rendah).
  • Arus listrik terjadi ketika ada beda potensial daya dan arah pergerakan muatan negatif (listrik) mengalir dari potensial negatif (rendah) ke potensial positif (tinggi).

Formula untuk muatan listrik

Rumus yang berlaku untuk muatan listrik adalah rumus matematika untuk hukum Coulomb. Hukum Coulomb ditemukan oleh Charles Augustin de Coulomb pada akhir abad ke-18. Fisika Prancis menciptakan hukum yang disebut hukum Coulomb. Hukum ini berbunyi

Gaya tarik atau tolakan antara dua muatan listrik sama dengan muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan.

Dengan

F = gaya tarik / tolak (Newton)

q = muatan listrik (coulomb)

r = jarak antara dua muatan

k = konstanta = 1 / 4πεo = 9 x 109 Nm2 / C2

εo = permitivitas listrik dalam ruang hampa / udara = 8,85 × 10 -12 C2 / Nm2

Jika media pengisian tidak berada dalam ruang hampa atau udara, gaya antara muatan q1 dan q2 lebih rendah

F udara / vakum <F medium

Hal ini karena

Contoh masalah

Ada massa barang 40 g dan bermuatan Q1 = 1µC, digantung dari tali kecil dengan massa yang dapat diabaikan. Di sebelah kanan objek terdapat beban Q2 dengan payload -2 μC, yang meningkatkan posisi objek ke kiri (lihat gambar di bawah). Jika k = 9,109 Nm2 / C2 dan gram = 10ms-2, tentukan seberapa besar tegangan yang dirasakan tali tersebut!

Balasan:

Untuk menjawab pertanyaan tersebut Sobat perlu mencari besaran gaya Coulomb (menarik dan menarik beban) kemudian untuk mencari tegangannya digunakan istilah Pythagoras karena tegangan tali merupakan hasil dari 2 gaya yaitu berat gaya Q1 dan kekuatan Coulomb.

Jawaban muatan listrik:

Setelah gaya tarik-menarik antara dua muatan listrik bertemu, kita mencari resulivitas dengan gaya beban berat untuk menentukan tegangan tali.
Besar kecilnya tegangan tali yang terjadi adalah 0,28 N.

Baca Juga:

admin

Related Posts

Contoh Drama Bahasa Inggris 8 Orang Kehidupan Keluarga

Contoh Drama Bahasa Inggris 8 Orang Kehidupan Keluarga

Reflexive Pronoun : Pengertian, Jenis Dan Contoh

Reflexive Pronoun : Pengertian, Jenis Dan Contoh

Jurnal Penutup: Fungsi, Akun, Tujuan, Kegunaan, Tahapan

Jurnal Penutup: Fungsi, Akun, Tujuan, Kegunaan, Tahapan

12 Kata ‘Umpatan’ ( Marah ) Yang Wajib Kamu Hindari

12 Kata ‘Umpatan’ ( Marah ) Yang Wajib Kamu Hindari